Wow Di Malaysia Harga Ninja 150 RR Bekas Lebih Mahal Dari Ninja 250

Kawasaki Ninja 150 RR

Kabar Otomotif – Dalam beberapa tahun belakangan Kawasaki Ninja 150 RR atau biasa di sebut Ninja 2tak menjadi sepeda motor Kawasaki yang paling diminati masyarakat di Indonesia.

Namun, dipertengahan jalan motor jenis ini harus di hentikan. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) lantas memutuskan untuk menyudahi produksi motor yang terkenal dengan teknologi Super KIPS-nya ini Juni 2015 lalu.

Sehingga motor Ninja 2tak ini menjadi barang langka. Didealer pun hanya tersedia beberapa unit saja yang menyimpan Ninja jenis ini. Sampai-sampai harganya melesat tinggi dikisaran Rp. 55 Juta.

Tidak hanya di Indonesia saja harga Ninja 2tak ini melesat naik. Di negara Malaysia, harga jual Kawasaki Nina 150 rr juga naik derastis. Apalagi pemerintah Diraja Malaysia mengeluarkan aturan bagi pabrikan untuk tidak lagi memproduksi motor 2-tak. Produksi terakhir mesin dua langkah di Malaysia adalah Modenas Dinamik yang bersaing dengan Yamaha Z125 ZR.

Bila di Indonesia harga pasaran untuk motor ninja 2tak baru naik, malah di Malaysia sebeliknya. Menurut salah satu warga negara Indonesia yang menetap di Malay, Vion, harga seken Ninja 150RR bisa melibihi harga jual Ninja 250 versi karburator.

Di Malaysia Kawasaki Ninja 150 RR Bekas dengan RM10000 dijual kisaran Rp. 35 juta, sedangkan Ninja 250R dengan RM7500 atau setara Rp. 26 Juta.

“Ninja 150 RR banyak yang nyari juga di Malaysia, terutama model yang lama. Pasaran Super Kips di sini lebih mahal lho dari Ninja 250 lama. Saya punya motor Ninja 250 tua yang masih karburator, di sana cuma ditawar RM7500,” kata Vion.

Selain itu, Di Malaysia sendiri banyak beredar komunitas Ninja 2tak sejak lama. Maka tidak heran bila MotoGP digelar di Sepang, mudah ditemui sekumpulan pemakai Ninja 150RR menuju Sirkuit.

“Kayak Indonesia saja, motor ini juga sudah jadi legend di Malaysia. Penggemarnya masih banyak. Saya nyesel juga jual si ‘Sepat’ (julukan Ninja 150 RR milik Vion). Padahal sekarang harganya lagi tinggi di sini. Bisa jadi harganya naik lagi nanti,” paparnya.

“Yang di Jepang itu (Ninja RR) dari kita lho, dari sini. Sebenarnya bisa saja diproduksi kembali, jadi Euro 3. Namun, pasti ongkos mendevelopment-nya akan jadi mahal,” kata Sucipto Wijono, Supervisor Marketing Division KMI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *